Named Entity Recognition untuk teks herbal

Membaca jurnal herbal tanpa kehilangan informasi pentingnya.

Abstrak jurnal sering padat dan penuh istilah. Sistem ini membantu menandai nama tanaman, senyawa, penyakit, efek, dan informasi lain agar pembaca tidak perlu mencarinya satu per satu di antara paragraf panjang.

Cara sistem membaca teks

Kata yang sama-sama pendek bisa membawa informasi yang berbeda.

Named Entity Recognition (NER) adalah teknik dalam Natural Language Processing untuk menemukan kata atau frasa penting, lalu mengelompokkannya ke kategori tertentu. Di proyek ini, NER digunakan untuk membaca informasi penting dalam abstrak jurnal tanaman herbal.

Pilih salah satu kategori di samping untuk melihat bagian kalimat yang sedang diperhatikan. Contoh kecil ini menggambarkan keluaran sistem sebelum Anda mencoba abstrak jurnal yang sebenarnya.

Baca cerita lengkap tentang NER dan TOGA
Coba klik kategorinya

Apa yang terbaca dari kalimat ini?

Contoh NER

Ekstrak jahe dengan kandungan gingerol diteliti untuk membantu mengurangi mual pada ibu hamil.

Kalimat ini memuat empat jenis informasi: tanaman, senyawa, keluhan, dan kelompok yang diteliti.

Dari teks menjadi ringkasan

Prosesnya dibuat singkat, supaya fokus tetap pada isi jurnal.

Anda membawa teksnya; sistem membantu menyusun petunjuk awal tentang entitas yang ada di dalamnya. Hasilnya tetap perlu dibaca kembali dengan konteks asli.

01

Masukkan abstrak

Tempel teks jurnal yang ingin diperiksa, lengkap dengan informasi dasar bila tersedia.

02

Pilih model

Gunakan BiLSTM sebagai model utama atau Naive Bayes sebagai pembanding.

03

Baca hasilnya

Entitas ditandai pada teks dan dirangkum dalam tabel agar mudah ditelusuri kembali.

Ruang lingkup data

Sepuluh tanaman yang menjadi fokus penelitian

Nama-nama ini akrab di dapur dan pekarangan rumah. Dalam penelitian, masing-masing muncul bersama senyawa, efek, metode, dan konteks kesehatan yang berbeda.

01HERB
Jahe

Jahe

Rimpang yang banyak dibahas dalam penelitian terkait gingerol, rasa hangat, dan keluhan pencernaan.

Zingiber officinale
02HERB
Kunyit

Kunyit

Kerap diteliti karena kandungan kurkumin dan hubungannya dengan aktivitas antiinflamasi.

Curcuma longa
03HERB
Daun sirih

Daun Sirih

Daunnya sering muncul dalam kajian aktivitas antibakteri, kesehatan mulut, dan perawatan luka.

Piper betle
04HERB
Temulawak

Temulawak

Tanaman rimpang yang banyak dikaji melalui kandungan kurkuminoid dan efek biologisnya.

Curcuma xanthorrhiza
05HERB
Kumis kucing

Kumis Kucing

Sering dibahas dalam penelitian mengenai aktivitas diuretik dan kesehatan saluran kemih.

Orthosiphon aristatus
06HERB
Sambiloto

Sambiloto

Rasa pahitnya khas; jurnal banyak membahas andrographolide dan respons biologisnya.

Andrographis paniculata
07HERB
Mengkudu

Mengkudu

Buah dengan aroma khas yang diteliti karena beragam senyawa bioaktif dan aktivitas antioksidan.

Morinda citrifolia
08HERB
Lengkuas

Lengkuas

Selain dikenal sebagai bumbu, lengkuas juga dikaji melalui senyawa fenolik dan aktivitas antimikroba.

Alpinia galanga
09HERB
Pegagan

Pegagan

Tanaman menjalar yang sering dikaitkan dengan triterpenoid, kulit, luka, dan fungsi kognitif.

Centella asiatica
10HERB
Kelor

Kelor

Daunnya banyak diteliti sebagai sumber nutrisi serta bahan dengan kandungan antioksidan.

Moringa oleifera
Sudah punya teks untuk diperiksa?

Bawa abstraknya ke ruang analisis.

Tidak perlu menyiapkan format khusus. Tempel teks, pilih model, lalu baca hasilnya dengan tetap melihat konteks jurnal.

Mulai Analisis